



Abdurrahman Wahid Memerioal Lecture
Abdurrahman Wahid Memerioal Lecture. Pemikiran Gus Dur tentang Konsep Negara [02/02/2010]Mengurai Benang Kusut Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan
Sepanjang tahun 2009, pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan, serta tindakan intoleransi masih marak terjadi. Indonesia yang selama ini diposisikan sebagai negara muslim moderat terbesar di dunia, nyatanya masih saja karut-marut dalam menjalankan kebebasan beragama dan berkeyakinan d ..
- FGD Increas-WI
Memotret Pelanggaran Kebebasan Beragama di Wilayah Rawan
Sebagai wilayah paling rawan terjadinya pelanggaran kebebasan dan intoleransi di Tanah Air, FGD kali ini memiliki nilai strategis. Setidaknya memotret, mendalami, bahkan menganalisis beragam modus dan faktor di balik kasus-kasus yang terjadi di Jawa Barat. Laporan Setara Tahun 2008 misalnya, mencata ..
- Workshop FKUB Cirebon WI-Fahmina
Jauhnya Keadilan bagi Kaum Minoritas
The Wahid Institute, Fahmina Institute, beserta para pemuka agama dan perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kembali menggelar workshop selama tiga hari bertajuk "Penguatan Kapasitas FKUB dan Pemuka Agama berbasis toleransi"
Program
- Uji Materi UU PNPS 1965
Pemerintah Tolak Pencabutan, PGI Minta Kritis terhadap UU Penodaan
Berbeda dengan sikap dan pernyataan berbagai pihak sebelumnya, Persatuan Gereja Indonesia (PGI) justru meminta pemerintah agar kritis melihat subtansi dalam UU Nomor 1 Tahun 1965 tentang Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama. Salah satunya adalah batasan tegas sejauh mana kewenangan pemerintah berh ..
- Abdurrahman Wahid Memorial Lecture I
Sastrapratedja: Mempertahankan Pancasila sebagai Asas Berbangsa
Tanpa Pancasila negara akan bubar. Pancasila adalah seperangkat asas dan ia akan ada selamanya. Ia adalah gagasan tentang negara yang harus kita miliki dan kita perjuangkan. Dan Pancasila ini akan saya pertahankan dengan nyawa saya.
- Abdurrahman Wahid Memorial Lecture
Syafii Maarif: Indonesia Beruntung Punya Gus Dur
Dalam pandangan mantan Ketua Umum Pimpinan pusat Muhammadiyah ini, Indonesia beruntung sekali memiliki sosok seperti KH. Abdurahman Wahid yang akrab disapa Gus Dur. Dalam soal gerakan sosial, menurut tokoh yang juga kawan dekat, sumbangan terbesar Gus Dur adalah melahirkan generasi muda yang maju di ..

Indonesia
English

SECARAumum, berdasarkan kajian kesarjanaan muslim yang tersedia, menguatnya tuntutan formalisasi syariah, khususnya di negara sekuler modern (secular nation state) dapat dipahami dalam beberapa kerangka hipotetik berikut: (1) diskursus formalisasi syariah tidak lebih sebagai upaya politisasi agama atas rezim yang sedang berkuasa (incumbent) atas para penentangnya. (2) bukti menguatnya mazhab radikalisme atau revivalisme agama yang selalu menjadi penganjur dua kata kunci yakni; "kepantasan moral dan kepatuhan hukum" (moralitys and legal obidience).