Pembukaan Kelas Pemikiran Gus Dur | The Wahid Institute-PB PMII | Jumat 10 Mei 2013 | pkl 14.00-17.00 | Narsum; Dr. Rumadi & Syaiful Arif



Berita

Jum'at, 27 Januari 2012 11:18

Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam mengultimatum Wali Kota Cirebon Subardi agar segera mengambil tindakan tegas atas sikap melawan yang diperlihatkan pihak Geeta School, dalam pekan ini.

Ultimatum tersebut dilontarkan sejumlah ormas Islam diantaranya Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat (Gapas), Gerakan Muslim Cirebon (GMC), Forum Silaturahmi Kota Wali (Foskawal) dan Aliansi Masyarakat Cirebon (AMC) Kamis (26/1).

Menurut Ketua Gapas Ustad Andi Mulya, selain empat ormas tersebut, ormas Islam lainnya yakni Forum Umat Islam (FUI), dan ormas lainnya menyatakan dukungannya. "Kalau dalam minggu-minggu ini, wali kota tidak juga mengambil tindakan tegas, kami yang akan bersikap. Apalagi dari informasi yang kami terima, Geeta School telah mengisolasi siswinya yang berjilbab," tegas Andi Kamis (26/1).

Koordinator Aliansi Masyarakat Cirebon Ahmad Mulyadi menegaskan, kalau dalam pekan-pekan ini, wali kota tidak juga memberikan sikap tegas, ormas Islam bakal mengerahkan massa.

Selain melakukan aksi, ormas Islam juga bakal mengajukan gugatan hukum kepada wali kota, Dinas Pendidikan dan Geeta School. "Sikap melawan yang diperlihatkan Geeta School sudah memprovokasi dan menyinggung umat Islam," tegasnya.

Dikatakan dia, persoalan larangan berjilbab yang diterapkan Geeta School telah menyinggung perasaan umat Islam Cirebon. "Apalagi hampir semua pihak dari mulai tokoh masyarakat, agama sampai dewan sudah meminta wali kota untuk tegas yakni dengan mencabut izin Geeta School," ujar Andi.

Ditegaskan Andi, ormas Islam sudah tidak sabar lagi dengan sikap lamban dan tidak peka yang ditujukkan wali kota. Menurutnya, sikap Geeta School yang menolak jilbab di sekolahnya, bukan hanya telah melawan keinginan masyarakat, ulama dan dewan tetapi jelas-jelas melanggar UU Sisdiknas bahkan UUD 1945. "Persoalan ini sudah hampir sebulan dan tidak ada lagi alasan wali kota untuk mengambil tindakan tegas," katanya

Sumber: pikiran-rakyat.com | Kamis, 26/01/2012 - 17:38