Berita
Maarif Institute memberikan penghargaan Maarif Award kepada dua tokoh kemanusiaan, Charles Patrick Edward Burrows (Romo Carolus) dari Cilacap dan Ahmad Bahrudin dari Salatiga.
"Mereka adalah orang yang beragama secara otentik, berasal dari dua agama yang berbeda, namun memiliki satu tujuan sama, kemanusiaan. Mereka berdua sungguh luar biasa," kata pemrakarsa Maarif Institute, Buya Syafii Maarif, di Jakarta, Sabtu malam.
Charles Patrick Edward Burrows (69) berperan penting dalam kemajuan sejumlah desa di Cilacap, Jawa Tengah. Romo kelahiran Irlandia yang berkarya di Cilacap sejaK1973.
Ia menjadi penggerak sekaligus penghubung antara masyarakat dan pemerintah daerah setempat untuk membangun jalan, sarana pendidikan, balai pengobatan, tambak udang, dan sejumlah aksi sosial lainnya.
"Saya hanyalah orang desa yang hanya menjadi inisiator. Seharusnya yang menerima penghargaan itu adalah para tukang bangunan, guru dan masyarakat setempat," kata Romo Carolus, yang menjadi warga negara Indonesia (WNI) sejak 1983.
Ahmad Bahrudin, yang akrab dengan sapaan Kang Din, merupakan pendiri Paguyuban Petani Qoryah Thayyibah di Salatiga, Jawa Tengah.
Paguyuban tersebut didirikan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada para petani setempat, agar dapat meningkatkan produksi hasil panenan mereka.
Kang Din berhasil membuat para petani memproduksi pupuk cair bio organik yang dapat membantu mengurangi potensi pemanasan global sebesar 21 kali lipat.
Maarif Awards merupakan pemberian penghargaan kepada orang-orang yang memiliki dedikasi di bidang kemanusiaan. Program tersebut memberikan penghargaan kepada para tokoh yang tidak dikenal oleh publik.
"Di Indonesia, negarawan selalu dipersepsikan sebagai tokoh besar yang terkenal. Padahal banyak orang yang berbuat kebaikan demi masyarakat banyak namun belum dikenal," kata Direktur Eksekutif Maarif Institute, Fajar Riza Ulhaq.
Maarif Awards sudah berlangsung sejak 2007. Juri Maarif Award 2012 menyeleksi 53 berkas kandidat, dan memilih dua orang sebagai peraih penghargaan.
Sumber: www.antaranews.com | Sabtu, 26 Mei 2012 23:07 WIB

Indonesia
English
Print
Email
Comment
Share