Opini
Kamis, 19 Agustus 2010 04:25
Dari Summer Seminar on Religious Dialogue
Konflik, Identitas dan Perubahan Damai
Konflik dalam pengertian klasik muncul karena adanya problem antara dua pihak yang berada pada pusat konflik, dimana mereka memiliki posisi dan kekuatan yang sepadan satu sama lain. Dua pihak yang memiliki kepentingan dan isu sendiri, termasuk cara pandang sendiri terhadap satu isu yang menjadi masalah. Konflik seperti ini sangat mudah diidentifikasi dan dipetakan. Namun dalam pengertian modern, konflik telah berubah menjadi hubungan yang dinamis antara berbagai pihak, dimana posisi dan kekuatan mereka juga bertingkat-tingkat dan bahkan tidak setara sama sekali.

Indonesia
English