Pembukaan Kelas Pemikiran Gus Dur | The Wahid Institute-PB PMII | Jumat 10 Mei 2013 | pkl 14.00-17.00 | Narsum; Dr. Rumadi & Syaiful Arif



Programs

Minggu, 1 Juni 2008 10:54

 

Jakarta, wahidinstitute.org
Sejumlah Kiai dan pemuda Nahdlatul Ulama di Cirebon mengutuk kebrutalan yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) terhadap peserta Apel Kebangsaan yang digelar Aliansi Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan. Para nahdliyin itu berkumpul Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, 1 Juni 2008 pukul 18.15 wib unutk menyatakan sikapnya sebagai berikut:

PERNYATAAN SIKAP
"WARGA NU CIREBON UNTUK KEBANGSAAN"
TERKAIT KEKERASAN YANG TERJADI DI JAKARTA
 
Menanggapi peristiwa kekerasan yang terjadi saat Apel Kebangsaan di Monas pada Minggu, 1 Juni 2008 kami warga NU Cirebon, menyatakan:

  1. Mengutuk tindak kekerasan yang dilakukan kelompok yang tidak bertanggungjawab.
  2. Siap bahu membahu bersama eksponen  bangsa untuk membela NKRI, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.
  3. Menunggu perintah dari kyai-kyai NU untuk melaksanakan tugas-tugas yang diperlukan demi pengamanan dan keamanan bangsa serta keutuhan NKRI dan segala macam atribut kebangsaan.
     
    Cirebon, 1 Juni 2008
    Yang Menyatakan:
  4. KH. Syarif Usman Yahya (Pesantren Kempek)
  5. KH. Husein Muhammad (Pesantren Dar Al-Tauhid Arjawinangun)
  6. KH. Luthful Hakim (Pesantren Nadwatul Ummah Buntet)
  7. KH. Wawan Arwani (Pesantren Buntet/Wkl Ketua NU Cirebon)
  8. KH. Badrudin (Pesantren Bode Lor Cirebon)
  9. KH. Badawi (STAIMA Babakan Cirebon)
  10. Marzuki Wahid (Fahmina-institute)
  11. Nuruzaman ICMI Muda Cirebon
  12. Marzuki Rais (Institut Studi Islam Fahmina)
  13. Ali Mursyid (Lakpesdam Cirebon)
  14. Johandi, Dodi Cahyadi (KMNU Cirebon)
  15. Habib Husein bin Yahya (Jam’iyah Maulid Madinatur Rasul Babakan)
  16. Baequni (Komunitas Seniman Santri Babakan Ciwaringin)
  17. Ibnu Baliran (PMII Cirebon)
  18. Tolchah Mansur (DPC PKB Cirebon)
  19. Mustafid (Garda Bangsa Cirebon)
  20. R. Shidiq Bumita (Jamiyah Shalawat Nariyah Tafrijiyah Paguyuban Keraton Kasepuhan)
  21. Hasan Syarif (RMI Cirebon)
  22. Moh. Abduh (Garda Bangsa Majalengka)
  23. Ubaidillah (Jam’iyyah Leuwi Munding Majalengka)
  24. Ridwan Affandi (Warga Majalengka)
  25. Tabrani (Anshor Cirebon)
  26. Ujang Kusumah, Hardi Wijaya (STAIN Cirebon)