MUI merubah paradigmanya, dari pelayan penguasa menjadi “pelayan umat”. Perubahan paradigma ini sebenarnya cukup baik. Hal ini menunjukkan MUI menyadari kekeliruannya selama ini.
Buku ini sesungguhnya merupakan bagian kedua dari sebuah trilogi ambisius yang mau melacak dan memerikan proses Islamisasi Jawa sejak abad XIV sampai sekarang.