Umat Islam Indonesia adalah yang paling banyak di dunia. Jumlah yang sangat besar ini seharusnya menjadi kekuatan untuk mencapai kemajuan bersama.
Keputusan berdasar kebutuhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sosial yang merupakan substansi demokrasi.
Untuk menyelesaikan multi problem ini, tafsir keagamaan saja tidak cukup ampuh. Harus juga ditempuh pendekatan sosial yang komprehensif.
“Kami ingin meluruskan pandangan yang mendominasi dunia bahwa Islam berwajah garang.”
Azwar Hasan dari KPPSI menyayangkan kelompok Islam yang sering melakukan pemaksaan kehendak.
Ada semacam misleading antara tantangan kekinian dengan persolan yang diajukan sebagai keberatan oleh kalangan Islam atas implementasi HAM.
Adanya kepemilikan saham oleh pejabat negara tentu saja menciptakan potensi adanya konflik kepentingan.
KB dimaknai oleh NU sebagai pengaturan kelahiran, bukan pembatasan kelahiran sebagaimana diyakini sebagian kalangan.
Konstitusi nyata-nyata memberikan jaminan kebebasan bagi seluruh warga negara untuk bertindak/ berbuat dan berkumpul.
Buku ini sesungguhnya merupakan bagian kedua dari sebuah trilogi ambisius yang mau melacak dan memerikan proses Islamisasi Jawa sejak abad XIV sampai sekarang.
Masyarakat harus diberi pemahaman, untuk menjadi mujahid tidak perlu menjadi teroris.