|
Nama Organisasi: Lembaga Studi Kemanusiaan (LenSA)
Bentuk organisasi: Yayasan
Tanggal dan tempat berdiri: Mataram, 12 Juli 1999
Alamat lengkap: Jln. Koperasi Gang II No. 53a, Karang Ujung Ampenan 83111
Telepon: (0370) 636251
Email: humanis_study@yahoo.com
Contac Person: Akhdiansyah (Yonk-Q)
HP: 08123743274
Lembaga Studi Kemanusiaan (LenSA) merupakan organisasi yang menaruh perhatian utama pada masalah sosial, politik, agama dan budaya. Secara khusus LenSA menaruh keprihatinan yang mendalam pada munculnya konflik sosial yang membawa-bawa nama agama (atas nama agama), masalah intervensi negara terhadap eksistensi agama dan juga berkembangnya budaya yang menindas dan anarkhis.
Beberapa keprihatian tersebut mendorong para aktivis LenSA untuk mengangkat beberapa isu untuk menjadi agenda bersama, yang terus ditekuti hingga saat ini. Isu-isu tersebut meliputi; Islam dan demokrasi, pendidikan transformatif, pluralisme, dan jurnalisme damai.
Beberapa gagasan tersebut dielaborasi LenSA dalam beberapa format kegiatan, diantaranya: pendidikan alternatif untuk aktivis, pelatihan jurnalisme damai, advokasi kebijakan isu agama dan budaya lokal. Beberapa kegiatan lain yang dijalankan LenSA antara lain: Kajian Islam dan demokrasi dalam konteks budaya lokal, membangun basis intelektual dan aksi untuk pluralisme, konsolidasi organisasi.
Dalam menjalankan program-programnya, lembaga yang didukung oleh 20 aktivis ini menjalin kerjasama dengan beberapa mitra, diantaranya adalah LKiS Jogjakarta, Yayasan Khas Jakarta, INCEP Jakarta. Yang berperan sebagai mitra funding agency bagi LenSA selama ini adalah LKiS. Beberapa lembaga yang telah menjadi jaringan kerja LenSA anatara lain KAIL Bandung, INCEP Jakarta, SOMASI–NTB, LBH APIK-NTB, Konsorsium NGO KTI, Konsorsium JPS, YPKM–NTB dan NC–NTB.
Sebagai lembaga yang mulai banyak melakukan kegiatan, LenSA mengalami sejumlah kendala dan kesulitan dalam menjalankan programnya. Antara lain berkaitan dengan masalah dana, infrastruktur organisasi yang belum memadai, dan juga belum adanya funding agency. Karena itu, jika ada tawaran bantuan peningkatan capacity building, LenSA akan memprioritaskan program tersebut untuk membenahi masalah manajemen keorganisasi, perbaikan dan penambahan infrastruktur lembaga (komputer, tempat dan lain-lain), dan juga perintisan usaha mandiri (fundrising). |