|
Capacity Building Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan untuk Pemimpin Keagamaan |
|
Jakarta, wahidinstitute.org
Diskursus dan advokasi kebebasan beragama dan berkeyakinan dianggap belum berhasil mengubah cara pandang masyarakat dalam melihat perbedaan. Ini konsekuensi logis dari strategi yang digunakan selama ini, yang lebih bertumpu pada aktor-aktor kelas menengah dengan isu-isu yang elitis dan tidak menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Sementara aktor-aktor kunci di lapis paling bawah tidak pernah dilibatkan, meski peran dan posisi mereka di masyarakat akar rumput sangat menentukan.
Karena itu, The WAHID Institute bermaksud merumuskan kurikulum bagi pendidikan kebebasan beragama dan berkeyakinan untuk aktor-aktor kunci seperti kiai, ustadz dan tokoh masyarakat. Acara yang dikemas dalam Expert Meeting for Developing Curriculum, ini akan dilaksanakan pada:
Hari /Tanggal : Kamis-Jum’at, 24-25 September 2008
Tempat : Hotel Sofyan Betawi
Jl. Cut Mutia No. 9 Jakarta 10330
Tema : Capacity Building Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan untuk Local Religious Leaders
Tujuan kegiatan ini, antara lain: pertama, membasiskan kesadaran para pemimpin agama lokal tentang pentingnya penghormatan atas kebebasan beragama dan berkeyakinan. Kedua, merumuskan strategi dan metode pelibatan para pemimpin agama lokal yang lebih efektif dalam advokasi kebebasan beragama dan berkeyakinan. Ketiga, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para pemimpin agama lokal baik pada tingkat diskursus maupun aksi dalam pemajuan pemahaman kebebasan beragama dan berkeyakinan di masyarakat. Keempat, menyusun kurikulum pendidikan kebebasan beragama dan berkeyakinan untuk pemimpin agama lokal.[] |